Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Launching KartaNU

JAKARTA- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah meluncurkan kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (KartaNU) pada 27 Juni 2016 lalu. Bertempat di halaman Kantor PBNU kartu hasil kerjasama co branding dengan Bank Mandiri itu diluncurkan. KartaNU berbasis no identitas tanda penduduk akan menjadi data base PBNU.

Tahap awal, Pengurus PBU, Badan Otonom dan Lembaga membuat kartaNU di PBNU. Selama sepekan ini petugas kantaNU center yang berada di PBNU telah menerima 711 orang pendaftar edisi perdana. Edisi perdana, PBNU  langsung melayani mulai dari warga 43 PCNU pilot project dan tokoh-tokoh nasional.

“Untuk edisi perdana sekitar 711 KartaNU yang masuk. Dari daerah-daerah masih terus masuk hanya saja diharapkan bersabar setelah launching bisa mengurus di 43 pilot project dan tahun depan targetnya seluruh cabang sudah bisa melayani warga NU,”

jelas Sekretaris Jenderal PBNU, H. A. Helmy Faishal Zaini di Gedung PBNU, Jumat (27/6)

KartaNU, lanjut Sekjen PBNU, ada tiga jenis kartu yakni silver, gold dan platinum. Manfaat yang didapat pun, Kang Helmy menambahkan berbeda antara satu kartu dengan kartu lainnya.

“Persamaan kartaNU sekaligus sebagai ATM, perbedaannya jenis gold dan platinum bisa dipakai untuk traksaksi internasional. Selain itu bisa untuk berbelanja di E-KartaNU,” terang Bapak dua anak ini.

Setelah tanggal 27 Juni 2016, pendaftaran kartaNU langsung bisa dilakukan di 43 PCNU pilot project dan Bank Mandiri yang ditunjuk. Persyaratan yang harus dibawa KTP, foto 4×6, surat rekomendasi PCNU pilot project. Adapun 43 PCNU pilot project antara lain Kabupaten Serang, Kulon Progo, Bantul, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kabupaten Bandung, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Indramayu, Purwakarta, Karawang, Kab. Bekasi, Bandung Barat. Wilayah Jawa Tengah Wonosobo, Magelang, Rembang, Pati, Demak, Kabupaten Semarang, Kendal, Pekalongan, Tegal, Brebes, Kota Pekalongan. Jawa Timur Kota Surabaya, Kabupaten Malang, Sidoarjo, Tuban, Gresik, Bojonegoro, Lamongan, Pasuruan, Banyuwangi, Kediri, Mojokerto, Bangkalan. Lampung Timur dan Lombok Tengah.

(Sumber NU Online)

No comments yet.

Leave a comment

Your email address will not be published.