Berita

Gandeng Malaysia, Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kembangkan Koperasi Saudagar

Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) melalui Koperasi Saudagar Indonesia, Kamis (18/8) malam, menandatangani nota kesepahaman dengan Ar Rahnu Yayasan Pembangunan Ekonomi Islam Malaysia (Yapeim) di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta. Ar Rahnu merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pegadaian syariah di bawah Yapeim. Ia menjadi program resmi pemerintah Malaysia yang menyediakan mikro kredit secara mudah bagi rakyat kecil. Turut hadir dalam kesempatan itu Direktur Divisi Perencanaan Strategis Perdana Menteri Malaysia Dato’ Shahlan Ismail, Ketua Yapeim Dato’ Abibullah, Ketua HPN Abdul Kholik,

Himpunan Pengusaha Nahdliyin Gelar ‘Kongkow Bisnis’

Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) menggelar silaturahim bertajuk “Kongkow Bisnis HPN”, Rabu (3/8) di kantor DPP HPN, Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sekretaris Jenderal HPN Luqman Hakim mengatakan, silaturahim tersebut dihelat dalam rangka memacu kembali semangat Nahdlatut Tujjar (kebangkitan kaum saudagar/pengusaha) NU dalam era global. Untuk diketahui, Nahdlatut Tujjar merupakan organisasi yang dibentuk para pengusaha Nahdliyin sebagai bentuk perlawanan atas kolonialisme di tahun 1918. Organisasi itu menjadi basis para pengusaha Nahdliyin untuk memperbaiki perekonomian rakyat. Dewasa ini pengusaha Nahdliyin dihadapkan pada realitas pasar

Optimisme Pengusaha Nahdliyin Menghadapi Kelesuan Ekonomi

Puluhan pengurus Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kaltim dikukuhkan bertepatan dengan situasi perekonomian daerah ini dalam kondisi tak menentu. Pelantikan Pengurus HPN Kaltim periode 2016-2021 ini berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Rabu (7/9/2016), malam oleh Ketua Umum HPN, Abdul Kholik. Ketua HPN Kaltim, Rusdi Dovianto, mengatakan defisit anggaran pemerintah menambah buram situasi perekonomian Bumi Etam (sebutan Kaltim). Menurutnya, situasi perekonomian yang demikian justru menjadi tantangan tersendiri buat HPN, untuk membangun daerah ini dengan cara menggerakkan perekonomian. Jika disikapi secara bijaksana, defisit akan membuat pemerintah plus pengusaha

Seminar Nasional HPN Usung Tema “Peran Himpunan Pengusaha Nahdliyin Dalam Memajukan Perekonomian Indonesia : Redefinisi Gerakan Koperasi”

Jakarta – Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) akan menyelenggarakan acara Silaturahim Halal bi Halal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1437 H & yang setelah acara tersebut juga akan diadakan agenda acara Seminar Nasional HPN di Pesantren KHAS Kempek Cirebon, Jawa Barat, 24 Juli 2016. Agenda 2 acara ini sengaja digelar agar jalin Silaturahim serta komunikasi antar para pengurus HPN baik pengurus pusat (PP) maupun pengurus wilayah (PW) sampai pengurus cabang (PC) bisa terjalin secara positif dan bersinergi bersama. Agenda Acara Silaturahim

Rapat Pleno PBNU Usung Tema Kemandirian Ekonomi

Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menyelenggarakan rapat pleno di Pesantren KHAS Kempek Cirebon, Jawa Barat, 23 – 25 Juli 2016. Rapat yang digelar diadakan sekurang-kurangnya enam bulan sekali ini mengusung tema “Memantapkan Paham Aswaja Menuju Kemandiran Ekonomi Warga”. Sekjen PBNU H. Helmy Faishal Zaini menjelaskan, tema diambil berangkat dari kesadaran akan tiga pilar NU, yakni dari segi fikrah (pemikiran), amaliyah (tindakan), dan harakah (gerakan). Di sektor terakhir ini, PBNU hendak memfokuskan diri dalam program-program kerja ke depan. “Ini juga

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Launching KartaNU

JAKARTA- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah meluncurkan kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (KartaNU) pada 27 Juni 2016 lalu. Bertempat di halaman Kantor PBNU kartu hasil kerjasama co branding dengan Bank Mandiri itu diluncurkan. KartaNU berbasis no identitas tanda penduduk akan menjadi data base PBNU. Tahap awal, Pengurus PBU, Badan Otonom dan Lembaga membuat kartaNU di PBNU. Selama sepekan ini petugas kantaNU center yang berada di PBNU telah menerima 711 orang pendaftar edisi perdana. Edisi perdana, PBNU  langsung melayani mulai dari