Artikel

UMKM Go Online

Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan delapan juta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) “go online” dengan mendorong kerja sama antara pelaku UMKM dengan sejumlah pemain e-commerce, serta menyediakan satu juta domain gratis guna menyosong ekonomi digital. Indonesia siap menyongsong era digital ekonomi. Visi Indonesia menjadi yang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Untuk itu, pengembangan ekonomi digital UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dengan menyumbang 58 persen PDB menjadi sangat penting. Guna mendukung program 8 juta UKM go online tersebut, pemerintah

Kemkominfo: Pengguna Internet di Indonesia Capai 82 Juta

Bandar Lampung, Kominfo – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan, pengguna internet di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 82 juta orang. Dengan capaian tersebut, Indonesia berada pada peringkat ke-8 di dunia. Pernyataan tersebut dikatakan Direktur Pemberdayaan Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo Septriana Tangkary dalam sambutannya pada acara Sosialisasi Internet Cerdas, Kreatif dan Produktif (Incakap) yang mengusung tema “Membangun Budaya Internet Sehat dan Aman (INSAN) Menuju Masyarakat Cerdas, Kreatif dan Produktif” kerjasama antara Kementerian Kominfo dengan relawan teknologi

Hasil WIEF ke-12

World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center pada 2-4 Agustus 2016 lalu, telah menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk mengatasi tantangan para pemimpin global dalam persoalan desentralisasi serta bagaimana memberdayakan bisnis masa depan, terutama sekali di tengah tantangan ekonomi global saat ini. Rekomendasi-rekomendasi tersebut meliputi: Mendorong dan menciptakan lingkungan yang mendukung dalam upaya pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan serta untuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pedesaan; Memanfaatkan pelatihan yang inovatif untuk membekali generasi

Bhinneka Tunggal Ika dalam MOCAfest 2016

Bersamaan dengan KTT Forum Ekonomi Islam Dunia (WIEF), MOCAfest (Marketplace of Creative Arts) akan diadakan pada Rabu, 3 – 4 Agustus 2016 di Jakarta Convention Center, Assembly Hall 3, Jakarta. MOCAfest (Marketplace of Creative Arts) adalah festival budaya dan seni yang diselenggarakan oleh Yayasan WIEF (World Islamic Economic Forum). Ini adalah sebuah inisiatif untuk mengenali potensi industri kreatif dan peran yang dapat dimainkannya di kehidupan jutaan orang di seluruh dunia dalam hal pemberdayaan ekonomi dan sosial perusahaan. MOCAfest adalah festival seni internasional

Indonesia Tuan Rumah Forum Ekonomi Islam Dunia ke-12

Konferensi Tingkat Tinggi Forum Ekonomi Islam Dunia ke-12 pada 2 – 4 Agustus 2016 kembali dipercayakan kepada Indonesia sebagai tuan rumah. Konferensi akan diadakan di Jakarta Convention Center dengan tema “Desentralisasi Pertumbuhan, Memberdayakan Bisnis Masa Depan”. Selain Jokowi, sebagai pembuka acara. enam kepala negara maupun setingkat kepala negara juga dipastikan ikut menghadiri upacara pembukaan tersebut, antara lain Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Najib Tun Abdul Razak, Presiden Republik Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Republik Guinea Alpha Conde, Perdana Menteri Sri Lanka Ranil

Sekilas Tentang MEA

ASEAN sebagai gabungan bangsa-bangsa Asia Tenggara yang beranggotakan 10 negara (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar dan Kamboja) memiliki pandangan terbuka, hidup dalam perdamaian, stabilitas dan kemakmuran, serta terikat bersama dalam kemitraan dalam pembangunan yang dinamis. Untuk itu, pada tahun 2003, para pemimpin ASEAN telah bersepakat untuk membangun suatu “masyarakat ASEAN” pada tahun 2020. Dalam perkembangannya para pemimpin Negara anggota mempertegas komitmen-nya dan memutuskan untuk mempercepat pembentukan masyarakat ASEAN pada tahun 2015. Pembentukan Komunitas ASEAN 2015 berlandaskan